banner 728x250

Wabup Sidoarjo Apresiasi Komunitas Warga, Penggiat Lingkungan Ikut Tuntaskan Sampah

Sidoarjo, suaraharapan.online

Puluhan komunitas penggiat lingkungan dari berbagai bank
sampah diseluruh Kabupaten Sidoarjo berkumpul di Perumahan Taman Surya
Kencana, Desa Grogol, Kecamatan Tulangan, Minggu pagi, (12/7).


Mereka datang untuk menguatkan komitmennya dalam menuntaskan sampah lewat sarasehan antar
penggiat lingkungan di wilayah Sidoarjo. Kegiatan yang digelar Paguyuban Bank
Sampah “Srikandi Lingkungan” Kabupaten Sidoarjo itu juga dalam rangka
memperingati Hari Peduli Sampah Nasional 2026.Wakil Bupati Sidoarjo Hj. Mimik
Idayana hadir langsung dalam kesempatan tersebut.


Wabup Sidoarjo Hj. Mimik Idayana mengapresiasi kehadiran komunitas
penggiat lingkungan tersebut. Pasalnya mereka ikut andil dalam menuntaskan
permasalahan sampah di Kabupaten Sidoarjo. Dikatakannya dukungan komunitas penggiat
lingkungan seperti ini sangat dibutuhkan pemerintah daerah.


“Sangat mengapresiasi apa yang menjadi kegiatan panjenengan. Terima kasih. Tanpa
kepedulian panjenengan terhadap lingkungan, pemerintah tidak akan sanggup
sendiri dalam mengatasi permasalahan sampah,” ucapnya.


Wabup Sidoarjo Hj. Mimik Idayana meminta komunitas penggiat lingkungan juga dapat
mengajak masyarakat untuk ikut peduli dengan lingkungannya. Menurutnya
kepedulian lingkungan dapat dimulai dari rumah. Yakni mengelola sampahnya
masing-masing dengan cara memilahnya. Dengan kepedulian pengelolaan sampah
seperti ini ia yakin permasalahan sampah akan terselesaikan dari sumbernya sebelum
masuk ke TPA.


“Kebersihan dapat dimulai dari diri kita sendiri. Kalau diri kita peduli dengan lingkungan
mulai dari rumah kita sendiri, keluarga kita, insyaallah nanti akan merambat dengan
sendirinya kepedulian lingkungan itu,” ucapnya.


Wabup Sidoarjo Hj. Mimik Idayana akan mensupport kegiatan kepedulian lingkungan
seperti ini. Ia akan ajak komunitas penggiat lingkungan berkolaborasi dengan
pemerintah daerah. Ia yakin dengan dukungan seperti ini permasalahan sampah
dapat dituntaskan bersama.


“Alhamdulillah, saya, Pak Bupati, sangat mengapresiasi apa yang sudah menjadi
kegiatan panjenengan. Insyaallah nanti ke depannya kita akan selalu berkomunikasi,” jelasnya.


Wabup Sidoarjo Hj. Mimik Idayana berharap Paguyuban Bank Sampah “Srikandi
Lingkungan” Kabupaten Sidoarjo dapat terus melakukan pendampingan kepada
seluruh bank sampah yang ada. Ia ingin setiap Dasa Wisma/Dawis terdapat tempat
sampah khusus untuk setiap jenis sampah. Dari bak sampah khusus itulah
pengelolaan sampah dapat dilakukan. Bahkan ia yakinkan sampah akan bernilai
ekonomis jika pengelolaannya dilakukan dengan benar.


“Terutama sampah plastik itu sangat meresahkan. Kita ini harus mengurangi sampah
plastik karena plastik sendiri tidak bisa diurai. Tetapi, di tangan Ibu-ibu yang penuh
kreasi ini, akan menjadikan cuan. Dari sampah plastik bisa dijadikan berbagai
macam kerajinan, ada yang bisa dijadikan bunga, tas, dan lain-lain,” ujarnya.


Ketua Paguyuban Bank Sampah “Srikandi Lingkungan” Kabupaten Sidoarjo, Mailiya
Hurmatud Diniyah menyampaikan sarasehan antar penggiat lingkungan menjadi
agenda rutinnya. Kegiatannya tersebut mendapat dukungan dari pihak-pihak yang
peduli lingkungan. Salah satunya dari Environment Activis Community. Ia ingin
lewat kegiatan tersebut keberadaan bank sampah yang ada di Kabupaten Sidoarjo
dapat aktif kembali.


“Lewat sarasehan ini kita ingin kembali mengaktifkan lagi bank sampah yang ada
karena beberapa bank sampah itu kan sudah lesu. Akhir-akhir ini sudah banyak
yang bilang, “Ah malas, gak ono kegiatane, duwike tambah titik,” ucapnya.


Mailiya mengatakan ada sekitar seratus orang penggiat lingkungan yang tergabung
dalam paguyuban Bank Sampah “Srikandi Lingkungan” Kabupaten Sidoarjo.
Sedangkan anggota bank sampah yang tergabung di paguyubannya masih 76 bank
sampah.

Ia akan terus melakukan pendampingan kepada puluhan bank sampah yang
tersebar di berbagai kecamatan tersebut. Namun ia juga berharap Dinas Lingkungan
Hidup dan Kebersihan Sidoarjo dapat ikut serta melakukan pendampingan
pengelolaan sampah yang dilakukan anggotanya.


“Mereka itu semua adalah pengurus bank sampah (penggiat lingkungan). Kalau
anggota di grup WA kami hampir 200, tapi yang terdata dikami 76 bank sampah. Kita
akan terus mendampingi mereka untuk mengelola sampahnya,” ucapnya. (Kin)

banner 325x300