banner 728x250

Musim Kemarau, PUBMSDA Sidoarjo Terus Genjot Normalisasi Sungai dan Pembersihan Afvoer

Sidoarjo, suaraharapan.online

Bukan cuma saat musim penghujan, normalisasi sungai dan
pembersihan afvour juga terus digenjot oleh Pemkab Sidoarjo saat musim kemarau
seperti sekarang ini. Tujuannya, supaya aliran air lancar dan tidak terjadi banjir saat
penghujan.


Dinas PU Bina Marga dan SDA Sidoarjo menerjunkan Satgas Alat Berat dan Satgas
Afvoer. Alat-alat berat sudah terjun dititik-titik sungai yang mengalami pendangkalan.
Begitu pula dengan puluhan orang Satgas Afvoer. Mereka terus bekerja keras
membersihkan saluran-saluran irigasi.
Kegiatan normalisasi sungai dan pembersihan afvoer sudah terjadwal. Seperti hari ini,
Selasa, (14/7/2026),

Satgas Alat Berat melakukan normalisasi saluran Kedunguling di
Kelurahan Gebang Sidoarjo. Jadwal hari ini juga mereka melakukan pembersihan
sampah saluran Porong Kanal Kelurahan Porong dan saluran Mangetan Kanal Desa
Dungus.


Selain itu Satgas Alat Berat juga bergerak menormalisasi anak afvoer Kedunguling
Desa Ganggangkepuhsari di Kecamatan Balongbendo.
Di hari yang sama, Satgas Afvoer berpencar melakukan pembersihan saluran-saluran
irigasi yang tersumbat. Dinas PU Bina Marga dan SDA Sidoarjo membagi Satgas
Afvoer per wilayah. Antara lain Satgas Afvoer Wilayah Kota, Satgas Afvoer UPTD
Trosobo, Prambon, Porong dan Satgas Afvoer UPTD Sumput.


Untuk Satgas Avoer wilayah kota, hari ini membersihkan afvoer Kedunguling Desa
Larangan. Sedangkan untuk Satgas Afvoer UPTD Trosobo melakukan pembersihan
Afvoer Buntung Desa Balongbendo, Afvoer Kepucang Desa Jimbaran Wonoayu dan
Saluran Kedunguling Desa Temu Prambon. Pembersihan Saluran Kedunguling Desa
Temu Prambon hari ini juga dilakukan Satgas Afvoer UPTD Prambon.


Sedangkan Satgas Afvoer UPTD Porong melakukan pembersihan Afvoer Gedek Desa
Wates Tanggulangin, Afvoer Ngingas Desa Balongtani Jabon dan Afvoer
Kedungkampil Desa Kedungsulo Porong.
Satgas Afvoer UPTD Sumput sendiri melakukan pembersihan Afvoer di lima
kecamatan.

Yakni Afvoer Bulubendo Desa Sawotratap Gedangan, Afvoer Sumber
Desa Kloposepuluh Sukodono, Afvoer Karangbong 2 Desa Wadungasih Buduran serta Fvour Botokan atau Dinir Pepelegi Waru Kemudian Satgas Afvoer UPTD Sumput bergerak membersihkan Afvoer Buntung
Desa Wadungasri Waru dan Afvoer Jemundo Desa Kedungturi Taman.


Kepala Bidang Pengairan Dinas PU Bina Marga dan SDA Sidoarjo Prayitno,
mengatakan bahwa normalisasi sungai dan pembersihan Afvoer terus berjalan. Di
musim kemarau seperti ini, kegiatan rutin itu dioptimalkan.
Saat ini Satgas Alat Berat sedang melakukan normalisasi saluran Kedunguling di
Kelurahan Gebang Sidoarjo. Panjangnya sekitar 4 kilometer. Diperkirakan normalisasi
akan berjalan selama 3 bulan.


“Normalisasi sungai di musim kemarau seperti ini sangat efektif karena debit air
menurun yang memudahkan pengerukan sedimen dan pembersihan sampah,”
ucapnya.


Prayitno mengatakan proses pengerukan sedimen tanah dan sampah dilakukan
disaluran Kedunguling. Tumbuhan liar yang mempersempit aliran sungai ikut
dibersihkan. Selain itu pekerjaan penguatan bibir sungai juga dilakukan saat
pengerjaan normalisasi sungai berlangsung.


“Kita berharap perkerjaan normalisasi sungai ini berjalan lancar agar saat musim
penghujan nanti seluruh aliran sungai di Sidoarjo dapat berfungsi normal, menampung
curah hujan dengan maksimal,” harapnya.
Prayitno mengatakan normalisasi sungai menjadi salah satu upaya menyelesaikan
persoalan banjir. Namun semua itu butuh dukungan masyarakat.

Masyarakat
diharapkan tidak membuang sampah sembarangan. Apalagi membuangnya di sungai.
Jika tidak, persoalan banjir tidak akan pernah terselesaikan.


“Normalisasi sungai seperti ini merupakan upaya Pemkab Sidoarjo untuk mencegah
banjir, namun persoalan banjir tidak akan pernah berakhir jika kesadaran masyarakat
dalam menjaga lingkungannya dari sampah masih kurang,” ujarnya. (Kin)

banner 325x300