banner 728x250

Bupati Sidoarjo Subandi, Dukung HIPMI Dalam Peningkatan UMKM

Sidoarjo, suaraharapan.online

Pemerintah Kabupaten Sidoarjo mendukung upaya Himpunan
Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Sidoarjo dalam memperkuat iklim usaha dan
investasi guna mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, juga menciptakan lapangan
kerja, serta mendorong UMKM naik kelas agar mampu bersaing dan terhubung
dengan sektor industri.

Dalam dukungan itu disampaikan Bupati Sidoarjo Subandi saat menerima audiensi pengurus
HIPMI Sidoarjo di Opsroom Pemkab Sidoarjo, Rabu (24/6/2026).

Untuk materi audiensi tersebut, berbagai isu strategis dibahas mulai dari penguatan
investasi, dan pengembangan kewirausahaan, juga peningkatan daya saing UMKM, hingga
pemanfaatan teknologi digital dalam mendukung tata kelola pemerintahan dan
pelayanan publik.

Subandi mengatakan bahwa pemerintah daerah akan terus memberikan dukungan
kepada para pelaku usaha yang berkontribusi terhadap pembangunan daerah.

Menurutnya, tantangan ekonomi yang dihadapi saat ini harus disikapi dengan
semangat berusaha dan inovasi.

“Saya akan support dan mendukung. Hari ini kita dihadapkan situasi yang sangat sulit.
Pasang surut itu biasa bagi entrepreneur,” kata Subandi.

Subandi, mengatakan dukungan pemerintah akan dilakukan melalui berbagai program dan
anggaran yang melekat pada perangkat daerah.

Menurutnya, HIPMI memiliki peran
penting sebagai wadah pengusaha muda yang mampu menggerakkan perekonomian
daerah.

“Mudah-mudahan bentuk support dan dukungan yang melekat di dinas-dinas bisa
membantu HIPMI sebagai ujung tombak lahirnya entrepreneur. Kalau sifatnya berjuang dan membesarkan usaha pemerintah tetap mendukung, tegasnya.

Subandi juga berharap semakin maju dan berkembangnya dunia usaha di Kabupaten Sidoarjo juga
dapat berdampak pada peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD), perluasan
kesempatan kerja, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Jika dunia usaha ini berkembang khususnya anak-anak muda Sidoarjo, maka selain
berdampak pada PAD juga ikut menciptakan lapangan kerja baru di Sidoarjo,”
jelasnya.

Sementara itu, Ketua HIPMI Sidoarjo, Zakaria Dimas Peratama menyampaikan bahwa
pertumbuhan ekonomi Kabupaten Sidoarjo pada tahun 2025 mencapai 5,63 persen.
Ke depan, HIPMI menargetkan pertumbuhan ekonomi daerah dapat meningkat hingga
7 sampai 8 persen melalui penguatan investasi dan sektor usaha produktif.

Menurutnya, sektor industri pengolahan masih menjadi penyumbang terbesar
terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Kabupaten Sidoarjo. Namun
hingga saat ini masih banyak pelaku UMKM yang belum terhubung dengan benang rantai
pasokan industri (supplay chain) sehingga belum memperoleh manfaat maksimal dari
pertumbuhan sektor tersebut.

“Banyak UMKM yang belum terhubung dengan rantai pasok industri. Selama ini masih belum
banyak yang bergerak di sektor ritel. Karena itu perlu ada jembatan dan intervensi agar
UMKM bisa naik kelas dan menjadi bagian dari ekosistem industri yang lebih besar,”
ujarnya.

Selain itu, HIPMI juga menilai masih terdapat aset daerah yang dapat dioptimalkan
untuk mendukung pertumbuhan ekonomi.

Pengembangan klaster usaha dinilai
menjadi salah satu langkah untuk memperkuat keterhubungan antara UMKM dengan
pelaku usaha skala besar sehingga tercipta ekosistem usaha yang saling mendukung.

Plt. Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Sidoarjo, Happy
Setianingtyas menyambut baik berbagai masukan yang disampaikan HIPMI. Ia
memastikan program-program yang sejalan dengan kebijakan pemerintah daerah
akan disinergikan untuk memperkuat sektor usaha dan industri di Kabupaten Sidoarjo.

“Program kegiatan HIPMI yang bisa diadopsi akan kami sinergikan dengan program
pemerintah daerah,” katanya. (Kin)

banner 325x300