banner 728x250

Bupati Meminta BAZNAS Perbaiki Rumah Yang Tidak Layak Huni

Sidoarjo, suaraharapan.online

Sudah cukup lama Sujiono, Soleh serta Dayat dan Rukiani tinggal di Rumah
tidak Layak Huni/RTLH. Keempatnya merupakan warga Desa Pabean Kecamatan
Sedati. bernama Sujiono dan Soleh tinggal di Dusun Alas Tipis, sedangkan Dayat dan Rukiati tinggal
di Dusun Payan. Dua Dusun itu masuk Desa Pabean. Kondisi
rumah keempat warga kurang mampu itu cukup memprihatinkan.

Terlebih rumah
Soleh, Dayat dan rumah Rukiani yang rusak cukup parah. segera diperbaiki yang terlebih dahulu.

Bupati Sidoarjo H. Subandi Inspeksi Mendadak/Sidak ke rumah empat
warga Desa Pabean tersebut, Minggu, (31/5).

Satu persatu RTLH itu ditinjaunya
bersama Baznas Sidoarjo dan Dinas Sosial Sidoarjo. Hasilnya ia dapati keempat rumah
tersebut betul-betul butuh perbaikan segera. Mulai dari perbaikan atapnya, juga
lantainya serta dindingnya dan kamar mandinya.

“Terlihat kodisi rumahnya tadi kita lihat kamar mandinya tidak layak, biar nanti kita benahi, seperti layaknya rumah tetangga lainya
kalau hujan rumah ini banjir karena atapnya bocor, nanti juga ada peninggian dan
lantai akan kita keramik, serta ventilasinya juga tidak ada, nanti rumah ini kita hadapkan ke
Selatan,” ucap bupati usai Sidak ke rumah Soleh.

Bupati Sidoarjo H. Subandi berharap pemilik rumah dapat merawat rumahnya setelah perbaikan
dilakukan. Penghuni rumah harus dapat menerapkan prilaku hidup bersih dan
sehat. Sekira terdapat barang-barang yang tidak terpakai hendaknya dibuang.

Kotoran atau barang yang tidak perluh, maka tdak ditimbun didalam rumah yang akan mengotori rumah itu sendiri.

“Nanti kalau sudah dibangun, ini harus dibersihkan, kamar-kamar tidak boleh ditaruh
barang-barang yang kotor,” pesan bupati kepada Soleh.

Bupati Sidoarjo H. Subandi berharap perbaikan keempat RTLH tersebut dapat segera dilakukan.

,”Ia meminta perbaikan dapat dilakukan di bulan Juni ini. Salah satunya perbaikan
rumah milik Dayat yang dindingnya mengalami beberapa keretakan. Ia
khawatir jika rumah RTLH seperti ini tidak segera diperbaiki. Pasalnya dapat
mengancam pemilik rumah.

“Hal ini menjadi kekhawatiran, tembok-tembok putus semua, saya masuk kebelakang juga atap
seng nya juga keropos semua, kamar mandi juga begitu kondisinya, nanti kita benahi,
lantainya juga kita tinggikan,” ucap bupati di rumah Dayat.

Perbaikan yang sama juga diminta Bupati Sidoarjo H. Subandi pada rumah Rukiani.
Perbaikan lantai serta kamar mandinya dapat segera dilakukan. Selain itu pembuatan
ventilasi udara juga dapat dikerjakan dalam renovasi rumah Rukiani nanti

Subandi meminta kepada Baznas, rumah ini dikasih ventilasi agar bu Rukiani tidak
terganggu kesehatannya karena bu Rukiani sakit stroke, juga kamar mandinya kita benahi juga
nanti tak kasih hadiah kursi roda, tapi syaratnya anaknya harus mengajak
ibu Rukiani ini jalan-jalan dengan kursi roda,” ucap bupati yang disambut syukur oleh
Rukiani dan anaknya Towilah.

Sementara itu Towilah mengaku bersyukur rumahnya menjadi salah satu penerima
manfaat program renovasi rumah dari Baznas Sidoarjo.
Keputusan bupati untuk memperbaiki
rumahnya menjadi rezeki yang tak pernah dibayangkannya.

Pasalnya keinginan
untuk memperbaiki rumah itu sudah ada sejak lama. Namun keinginan itu
tidak dapat diwujudkan karena perekonomian keluarganya. Padahal sudah cukup
lama rumah yang ditempati ibunya beserta cucu-cucunya itu dalam kondisi rusak.(Kin)

banner 325x300