Sidoarjo, suaraharapan.online
M. Rafi Wibisono terpilih sebagai ketua KONI Kabupaten Sidoarjo
yang baru periode 2026-2029.Pemilihan dilakukan lewat Musyawarah Olahraga
Kabupaten Luar Biasa (Musorkablub) yang digelar KONI Kabupaten Sidoarjo di Room
Press Conference Stadion Gelora Delta Sidoarjo, Rabu, (26/8).
Anggota DPRD
Sidoarjo itu terpilih secara aklamasi sebagai calon tunggal dengan total 36 dukungan
Pengurus Kabupaten Cabang Olahraga (Pengkab Cabor).
Sejatinya ada dua kandidat calon ketua KONI Kabupaten Sidoarjo.
Yakni Siswaji
Abidin dan M. Rafi Wibisono yang kemarin mendaftarkan diri. Namun pada
Musorkablub siang tadi, jumlah dukungan Pengkab Cabor kepada Siswaji Abidin
berubah tidak memenuhi syarat.
Dari awal 21 Pengkab Cabor yang mendukungnya,
namun saat di verifikasi ulang dalam Musorkablub tersebut terdapat 6 Pengkab Cabor
yang menarik dukungannya. Padahal syarat dukungan minimal datang dari 20
Pengkab Cabor.
Bupati Sidoarjo H. Subandi lewat Inspektur Kabupaten Sidoarjo Andjar Surjadianto
yang membuka Musorkablub tersebut berpesan agar KONI Sidoarjo mampu
mengorganisir seluruh cabang olahraga yang ada. Oleh karenanya KONI Sidoarjo
harus dapat mengelola organisasi secara profesional, berintegritas dan sportivitas.
“KONI selaku manajemen dari sekian cabang olahraga yang ada agar mengelola
organisasi ini secara profesional dan juga berintegritas serta sportivitas,” ucapnya.
Bupati H. Subandi berharap KONI Sidoarjo dapat mencapai target dan prestasi
olahraga dalam Porprov Jatim 2027 besok. Untuk itu ia meminta ketua KONI Sidoarjo
yang baru dapat segera melakukan konsolidasi internal.
“Dibawah ketua KONI Sidoarjo yang baru nanti diharapkan dapat mengkomandoi
dalam mengelola para atlet-atlet di berbagai Cabor ini untuk meraih prestasi dengan
cara yang sportif,” ujarnya.
Wakil Ketua Umum KONI Provinsi Jawa Timur Zainal Arifin yang hadir dalam
Musorkablub KONI Sidoarjo berharap Musorkablub akan menghasilkan ketua terpilih
yang betul-betul bisa memikirkan kelangsungan dan kejayaan olahraga di Kabupaten Sidoarjo. Dikatakannya ada PR berat untuk ketua terpilih nanti. Yakni membawa
prestasi dalam Porprov 2027 besok.
“Khusus untuk ketua terpilih nanti, memang beban ini berat.
Karena bagaimanapun
juga waktunya ini sangat mepet sekali. Kita dihadapkan pada pelaksanaan Porprov
tahun 2027,” ucapnya.
Namun ia percaya Kabupaten Sidoarjo merupakan salah satu kabupaten kota di
Jawa Timur yang mampu meraih presatasi tiga besar dalam ajang Porprov Jatim.
Dikatakannya Kabupaten Sidoarjo merupakan salah satu penyangga utama atlet di
Jawa Timur selain Kota Surabaya.
“Jadi Surabaya, Sidoarjo, itu menjadi atlet penyangga utama dari Provinsi Jawa
Timur,” ujarnya.
Sebelumnya Plt. Ketua Umum KONI Sidoarjo Imam Purwanto mengatakan hanya 56
Pengkab Cabor yang memiliki suara sah dalam Musorkablub kali ini. Dari 59 Pengkab
Cabor hanya 3 Pengkab Cabor terkendala untuk dapat memberikan hak suaranya.
Pasalnya mereka belum mengadakan Muskab untuk memilih kepengurusan
organisasi olahraganya.
“Dari 59 Cabor, 3 Cabor terkendala SK-nya sudah habis dan belum mengadakan
Muskab, sehingga ada 56 suara Cabor yang hari ini punya suara.
Satu lagi suara dari
pengurus KONI Jatim, juga satu suara dari Pengurus KONI Sidoarjo,” ucapnya.
Seperti diketahui Musorkablub 2026 digelar untuk memilih ketua umum KONI Sidoarjo
definitif.
Pasalnya Ketua umum KONI Sidoarjo sebelumnya, Imam Mukri Affandy
mengundurkan diri karena gangguan kesehatan. Selama periode itu ketua umum
KONI Sidoarjo dijabat Pelaksana Tugas (Pl)t oleh Imam Purwanto yang ditunjuk KONI
Jatim. (Kin)
















