banner 728x250

Peringatan Harkitnas ke- 118 Tahun 2026, Diperingati di Alun – Alun Sidoarjo

Sidoarjo, suaraharapan.online

Upacara Bendera Peringatan Hari
Kebangkitan
Nasional/Harkitnas ke 118 Tahun 2026 di gelar di Alun-alun Sidoarjo, Rabu, (20/5).

Pelaksanaan Upacara yang dipimpin oleh Wakil Bupati Sidoarjo Hj. Mimik Idayana dan diikuti oleh TNI,
Polri, PNS serta organisasi masyarakat, mahasiswa dan para pelajar.

Dalam membacakan sambutan Menteri Komdigi RI, Wabup Sidoarjo Hj. Mimik Idayana mengajak
semua pihak untuk bersama kembali merefleksikan momentum fundamental berdirinya
organisasi Boedi Oetomo di tahun 1908.

“Dikatakan Mimik” bahwa sejarah mencatat peristiwa
tersebut adalah tonggak di mana perlawanan fisik mulai bertransformasi
menjadi perjuangan intelektual dan diplomatik bangsa.

“Memasuki tahun 2026 ini, tantangan bangsa telah bergeser dari kedaulatan teritorial
menuju kedaulatan informasi dan transformasi digital,” ucapnya.

” Mimik” juga menyampaikan tema peringatan Harkitnas tahun ini adalah ” Jaga Tunas bangsa demi
Kedaulatan Negara”.

Dalam tema tersebut merepresentasikan semangat menjaga ibu Pertiwi. serta seluruh elemen bangsa dapat bergerak maju bersama
melalui perlindungan para tunas bangsa.

“Tema ini juga menegaskan pentingnya kemandirian sebagai negara yang berdaulat,” ujarnya.

” Dikatakan Wabup” bahwa di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto visi
kemandirian tersebut diwujudkan melalui berbagai program strategis nasional
yang menyentuh langsung kebutuhan dasar rakyat.

Hal tersebut dapat dilihat dari program
Makan Bergizi Gratis yang telah berjalan di seluruh Indonesia untuk membangun pondasi fisik generasi masa depan.

“Dalam langkah ini diperkuat dengan pemerataan akses pendidikan melalui pembangunan
Sekolah Rakyat dan Sekolah Garuda, termasuk perbaikan mutu guru dan penyediaan beasiswa
guna memutus ketimpangan kualitas SDM,” bebernya.

,” Dikatakan Mimik” bahwa di sektor kesehatan, Pemerintah juga menghadirkan
layanan Cek Kesehatan Gratis yang masif untuk memastikan perlindungan medis
yang adil dan merata bagi seluruh lapisan masyarakat.

Selain itu di sisi kedaulatan pangan,
kesehatan, dan pendidikan juga sedang dibangun sebagai satu ekosistem
kesejahteraan yang utuh.

“Untuk upaya kesejahteraan rakyat juga diperkuat melalui Koperasi Desa/Kelurahan Merah
Putih yang diarahkan menjadi kekuatan ekonomi baru di tingkat desa.

Melalui koperasi, masyarakat desa diharapkan memiliki akses yang lebih dekat layanan ekonomi
dasar, sehingga desa dapat tumbuh lebih mandiri,” ungkapnya.

Di sisi lain Wabup Hj. Mimik Idayana, mengatakan bahwa pemerintah juga telah melakukan iktiar
besar dalam pelindungan generasi muda di ruang digital yaitu pemberlakuan
penuh Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2025 tentang Tata Kelola
Penyelenggaraan Sistem Elektronik dalam Pelindungan Anak (PP TUNAS). Per 28
Maret 2026 kemarin, pemerintah resmi menunda akses anak di bawah usia 16 tahun
ke media sosial dan platform digital berisiko tinggi lainnya.

“Melalui kebijakan ini, kita memastikan bahwa anak yang merupakan tunas bangsa kita
dapat mengakses ruang digital yang sehat, beretika, dan sesuai dengan usia
tumbuh kembangnya,”ujarnya.

Dalam momen peringatan Hari Kebangkitan Nasional tahun ini Wabup Hj. Mimik Idayana juga
mengajak untuk meneguhkan kembali arah perjalanan bangsa dengan menempatkan
Asta Cita sebagai delapan misi besar yang harus dicapai bersama.

Seluruh elemen harus mampu mewujudkan misi tersebut untuk menghadirkan perubahan nyata
dan terasa di tengah kehidupan rakyat.

“Peringatan Hari Kebangkitan Nasional 2026 menjadi panggilan untuk kembali
menyalakan api “Boedi Oetomo” dalam setiap lini kehidupan. Mari kita jadikan momentum ini
untuk memperkuat solidaritas sosial, meningkatkan literasi digital, dan
memastikan setiap langkah pembangunan senantiasa berorientasi pada kemajuan
bersama.

Selamat Hari Kebangkitan Nasional ke-118 ! Jaga Tunas Bangsa Demi kedaulatan Negara, bangsa. ( Kin)

banner 325x300