banner 728x250

Perpukadesi Memberi Dukungan Revitalisasi Kepada Pemkab Sidoarjo Dalam Sektor Pendidikan dan Tenaga Migran

Sidoarjo, suaraharapan.online

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo memperkuat kerja sama
pembangunan sumber daya manusia (SDM) melalui pertemuan dengan Perpukadesi
(Perkumpulan Purnabakti Kepala Daerah Seluruh Indonesia).

Perpukadesi menyampaikan memberikan dukungan program yang mencakup revitalisasi fasilitas
pendidikan, hingga fasilitasi penempatan tenaga kerja migran ke luar negeri.

Diungkap saat Bupati Sidoarjo H. Subandi melakukan audiensi dengan Sekjen
Perpukadesi Drs. Sokhiatulo Laoli, M.M. di Jakarta pada Selasa (12/5/2026).

Dalam pertemuan tersebut Bu ut terkait pembahasan kerja sama strategi yang dilakukan oleh Pemkab Sidoarjo bersama Perpukadesi
di sektor pendidikan, ketenagakerjaan, dan pemberdayaan masyarakat.

Bupati Sidoarjo H. Subandi menjelaskan, dukungan tersebut mencakup revitalisasi pendidikan sebanyak 21 kegiatan, dalam rinciannya.

” Diungkapkan” ada 10 ruang kelas baru di tahun 2026, dan 11 kelas di tahun 2027.

Pemkab Sidoarjo juga memperoleh dukungan fasilitasi 50 calon Pekerja Migran
Indonesia ( PMI) yang akan diberangkatkan ke Jepang, jelasnya.

Subandi menegaskan bahwa Perpukadesi menjadi contoh dalam pengabdianya kepada masyarakat tetap dapat berlanjut meskipun para kepala daerah telah purna tugas.

Menurutnya, dari pengalaman dan jejaring para purnabakti masih memberi kontribusi yang nyata bagi pembangunan daerah.

” Hal ini menunjukkan bahwa pengabdian tidak berhenti di masa jabatan. Justru setelah itu, kontribusi bisa tetap
diberikan untuk masyarakat, kata Subandi.

Ia juga meminta kepada Sekjen Perpukadesi untuk aktif dalam menghadirkan gagasan dan program yang
bermanfaat bagi masyarakat.

“Kemaslahatan ini adalah yang utama, oleh beliau seperti sekjen masih bisa memberikan hal-hal
yang bermanfaat,” ujarnya.

Subandi menegaskan kerja sama ini menjadi langkah konkret untuk mempercepat peningkatan
kualitas pembangunan daerah, terutama pada sektor yang langsung menyentuh kebutuhan
masyarakat.

“Ini bukan sekedar program bantuan, tetapi bentuk kolaborasi nyata untuk memperkuat SDM
dan meningkatkan kesejahteraan warga Sidoarjo.

Selanjutnya, Subandi menyemangati masyarakat Sidoarjo, khususnya para tenaga kerja, seiring
adanya rencana fasilitasi 50 kuota tenaga kerja migran ke luar negeri dari Perpukadesi.
Ia mengajak masyarakat meningkatkan etos kerja, tidak mudah patah semangat, serta tidak
terlalu memilih pekerjaan.

“Ayo kerja sing semangat, kerja itu tidak usah banyak pilih-pilih, tanamkan rasa semangat,
dilakoni dengan ikhlas,” ujar Subandi.

Sementara itu, Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Sidoarjo, Dwi Eko Saptono,
menegaskan Pemkab Sidoarjo memperoleh dukungan fasilitasi 50 calon Pekerja Migran
Indonesia (PMI) yang akan diberangkatkan ke Jepang. Program tersebut dinilai sebagai langkah
strategis untuk meningkatkan kualitas sekaligus daya saing tenaga kerja daerah.

Ia menyebut program ini tidak hanya membuka akses kesempatan kerja di luar negeri, tetapi
juga memastikan proses penempatan berjalan sesuai prosedur resmi, aman, dan terlindungi.
Dwi Eko menjelaskan dukungan dari Perpukadesi tidak hanya berfokus pada
sektor ketenagakerjaan, tetapi juga mencakup penguatan di sektor pertanian dan peternakan sebagai
upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia secara menyeluruh.

Ia menambahkan pihaknya terus berkoordinasi dengan Perpukadesi untuk memastikan kesiapan
para calon pekerja migran Indonesia, termasuk pembekalan, uji kompetensi, serta kelengkapan
administrasi secara tertib dan resmi.

“Kami memastikan seluruh tahapan pendampingan berjalan sesuai ketentuan, mulai dari
administrasi, pelatihan, hingga kesiapan keterampilan calon tenaga kerja migran sebelum sebelum diberangkatkan, ujarnya.

Dwi Eko menegaskan Pemkab Sidoarjo berkomitmen memperluas akses kerja produktif
sekaligus meningkatkan kualitas dan daya saing tenaga kerja di tingkat internasional.

“Program ini kami dorong sebagai upaya nyata untuk memperkuat kualitas SDM Sidoarjo agar
mampu bersaing, tidak hanya di tingkat nasional tetapi juga global,” ujarnya.

Ia menyebut seluruh program akan direalisasikan dalam dua gelombang pada 2026 dan 2027
sebagai bagian dari kesinambungan pembangunan daerah.
Dwi Eko berharap kerja sama dengan Perpukadesi terus berlanjut dan memberi manfaat lebih
luas bagi masyarakat Sidoarjo.

“Kami berharap kerja sama ini menjadi langkah nyata yang berkelanjutan bagi kemajuan Sidoarjo,” pungkasnya. (Kin).

banner 325x300