Sidoarjo, suaraharapan.online
Berlokasi di
ruang Delta Graha Lantai 3 Sekretariat Daerah Kabupaten Sidoarjo. yang di hadiri oleh peserta laki – laki juga perempuan.
Dalam acara ini dihadiri oleh 140 peserta yang merupakan perwakilan dari seluruh
kecamatan di Kabupaten Sidoarjo, dan dibuka secara langsung oleh Ketua YJI
Sidoarjo, dr. Hj. Sriatun Subandi.
“Untuk meningkatkan kesehatan jantung merupakan aspek krusial dalam menjaga kualitas hidup, terutama
di tengah gaya hidup modern yang serba instan. Kurangnya aktivitas fisik seringkali
menjadi pemicu berbagai penyakit, khususnya penyakit jantung.
Dalam kesempatan ini
melalui pelatihan senam jantung, kami berharap dapat meningkatkan kesadaran
masyarakat akan pentingnya pola hidup sehat dan aktif.”katanya.
” Sriatun,” juga menambahkan bahwa banyaknya makanan cepat saji dan mengandung
pengawet yang beredar di supermarket berpotensi merusak tubuh jika tidak diimbangi
dengan aktivitas fisik seperti senam. Selain itu, keterbatasan gerak anak-anak zaman
sekarang yang disibukkan dengan gawai mengakibatkan kurangnya aktivitas fisik,
Sering kali yang dapat memicu obesitas dan berujung pada penyakit jantung, adalah kurangnya aktifitas serta pola makan yang di picu oleh makanan yang siap saji.
Maka dalam kegiatan semacam ini diharapkan dapat mengajak masyarakat untuk
menjaga kesehatan melalui senam jantung, supayah tubuh kita kuat.
Senam jantung merupakan akses menuju sehat bukan hanya sekadar olahraga, tetapi juga merupakan upaya
preventif yang sederhana dan dapat dilakukan oleh semua kalangan usia.
Dilakukan secara
rutin melaksanakan senam ini, kebugaran tubuh dapat terjaga, fungsi jantung
diperkuat, serta kualitas hidup masyarakat secara keseluruhan dapat meningkat.
“Upayah pelatihan ini tidak hanya mempromosikan gaya hidup sehat dan bugar, tetapi juga
memberikan edukasi mengenai pengaturan pola makan serta mempersiapkan
generasi mendatang agar terhindar dari penyakit jantung bawaan sejak dalam
kandungan,”ucapnya.
“Sriatun” juga berharap agar para peserta pelatihan senam jantung ini dapat
menyosialisasikan dan menggalakkan senam jantung kepada masyarakat, dimulai dari
tingkat RT hingga desa, sebagai upaya pencegahan penyakit jantung.
Melalui pelatihan ini, para peserta diharapkan dapat berperan sebagai agen
perubahan di lingkungan masing-masing, mendorong keluarga dan masyarakat
sekitar untuk mengadopsi gaya hidup yang lebih sehat melalui aktivitas fisik yang
teratur,”pintanya.
Selain itu mempersiapkan instruktur senam jantung, pelatihan ini juga akan menyeleksi
beberapa peserta untuk diikutsertakan dalam kejuaraan Porprov yang akan datang.( Kin ,)
















