banner 728x250

Ustad Das ad Latif Pendakwah Kondang, Diundang Bupati Sidoarjo Untuk Mengisih Tausiyah

Sidoarjo, suaraharapan.online

Ustadz Das`ad Latif diundang sebagai penceramah dalam
Pengajian Ahad Pahing yang digelar di pendopo Delta Wibawa, Minggu pagi, (14/6).

Agenda pengajian rutin dalam rangka memperingati Tahun Baru Islam 1448 Hijriah itu dihadiri kurang
lebih seribu orang jamaah. mereka berasal dari organisasi Fatayat dan Muslimat NU se Kabupaten Sidoarjo.

Bupati Sidoarjo H. Subandi serta Ketua DPRD Sidoarjo
Abdillah Nasih serta Kyai Abdul Aziz Munif ikut hadir dalam pengajian tersebut.

Bupati Sidoarjo H. Subandi menyampaikan tahun ini Pemerintah Kabupaten Sidoarjo
memperingati Tahun Baru Islam 1448 H dengan tema “merawat tradisi, meneguhkan
hijrah, menggapai keberkahan untuk Sidoarjo yang lebih baik”. Menurutnya.

Dalam tema tersebut
sangat relevan dengan kehidupan masyarakat Sidoarjo yang dikenal religius, guyub, dan
kaya akan tradisi keislaman.

Disampaikan Subandi dalam merawat tradisi berarti menjaga
warisan nilai-nilai luhur yang telah diwariskan oleh para ulama dan
pendahulu.

“Dalam tradisi pengajian, dan tahlil, serta shalawat, sedekah, gotong royong, juga berbagai amaliah keagamaan
yang berkembang di tengah masyarakat merupakan kekuatan sosial yang harus
terus kita pelihara sebagai identitas dan perekat persatuan,” ucapnya.

Namun ia menggaris bawahi bahwa merawat tradisi tidak hanya cukup dengan
melestarikan bentuk-bentuk kegiatan. namun yang lebih penting adalah menjaga subtansi nilai
yang terkandung di dalamnya. Seperti keimanan, ukhuwah, kepedulian sosial,
serta semangat untuk terus memperbaiki diri dan lingkungan sekitar.

Ia juga menyampaikan bahwa peringatan Tahun Baru Islam bukan sekadar pergantian
angka dalam kalender hijriah. Namun menjadi momentum untuk mengingatkan umat
Islam pada peristiwa hijrah Rasulullah SAW.

Menurutnya peristiwa hijrah Nabi
Muhammad SAW merupakan sebuah perjalanan yang sarat dengan makna
perjuangan, pengorbanan, keteguhan iman, serta tekad untuk menuju kehidupan yang
lebih baik.

“Meneguhkan hijrah berarti menjadikan semangat perubahan sebagai bagian dari
kehidupan kita. hijrah bukan hanya perpindahan tempat, tetapi juga perpindahan dari kebiasaan yang
kurang baik menuju perilaku yang lebih baik, dari sikap individual
menuju kepedulian sosial, dari kemalasan menuju produktivitas, dan dari perpecahan menuju persatuan,

Bupati H. Subandi mengatakan semangat hijrah perlu diimplementasikan dalam pembangunan
daerah.

Pemerintah Kabupaten Sidoarjo juga terus berupaya
menghadirkan pelayanan publik yang semakin baik serta pembangunan yang merata dan penguatan
ekonomi masyarakat.

“Peningkatan kualitas pendidikan dan kesehatan serta tata kelola pemerintahan yang bersih dan
melayani juga menjadi fokus kita untuk terus berbenah dalam
menghadirkan pelayanan publik yang baik,” ucapnya. (Kin)

banner 325x300