Kabupaten Ngawi, suaraharapan.online
Perhimpunan Hotel Restoran Indonesia (PHRI) Kabupaten Ngawi, yang diketuai oleh Sutopo, SH, SE, MM, merupakan organisasi yang beranggotakan usaha yang berbasis kuliner.
Secara keanggotaan PHRI Ngawi berjumlah 62 anggota, tetapi yang aktif sekitar 30 anggota. PHRI selallu berkontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah melalui Pajak Hotel dan Restoran.
Jika semua usaha kuliner bisa bergabung di PHRI maka kontribusi Pajak Hotel dan Restoran ke Kabupaten Ngawi akan lebih besar.
Kalau dilihat banyak usaha kuliner baru dingawi , baik yang skala UMKM maupun besar. Dengan dibukanya usaha kuliner baru maka timbul persaingan yang sangat tajam dan bisa berpengaruh terhadap keberlangsungan usaha tersebut.
Untuk antisipasi hal tersebut anggota PHRI Ngawi selalu mengadakan pertemuan rutin setiap bulan. Dengan pembahasan peningkatan kapasitas usaha, legalitas, dan isu bisnis kuliner terkini.
Dalam pertemuan biasanya juga dihadiri dari Dinas Pariwisata dan Badan Keuangan Kabupaten Ngawi.
“Pada akhir tahun 2025 kami memproyeksikan peningkatan daya beli masyarakat akan naik di awal tahun 2026, ternyata sampai sekarang belum ada kenaikan daya beli masyarakat,” kata Sutopo.
Sutopo berharap ada event-event di Kabupaten Ngawi yang bisa mendongkrak revenue dari anggota PHRI.
“Saat sekarang yang diperlukan adalah bertahan untuk tetap eksis dalam usaha kuliner. Kami juga berharap pelayanan makan minum pada setiap acara di dinas dinas juga di berikan ke anggota PHRI Ngawi,” tandasnya. (Pdy)
















