Sidoarjo, suaraharapan.online
Kegiatan pembakaran Limbah dari perusahaan yang dilakukan oleh pengusaha jual beli besi tuah kini berjalan di dekat permukiman warga, pada saat pembakaran di siang hari maka banyak warga yang protes, namun pembakaran ini masih terus berjalan.
Dalam kegiatan ini pernah di tentang oleh warga yang menginginkan kegiatan pembakaran Limbah besi dari pabrik ini segera di hentikan, mengingat di saat pembakaran asapnya menimbulkan sesak nafas.
“Untuk itu kegiatan pembakaran Limbah besi dilakukan pada dini hari sekitar pukul 02.00 Wib. untuk menghindari warga, yang menghirup asap bercampur udara yang di anggap kurang sehat ini warga sudah tidur tidak bisa merasakan sesak pernafasan.
“Sementara itu dari pihak muspika Kecamatan Krian hanya tutup mata, sampai saat ini kegiatan pembakaran Limbah dari pabrik terus dilakukan mulai dari malam hari sampai siang hari maka api masih belum padam.
Dari keterangan warga dusun Badas Desa Barengkrajan mengatakan di saat pembakaran dilakukan pada siang hari, asap yang mengepul dan berterbangan ke rumah warga mengakibatkan sesak nafas, sehingga warga merasa kurang nyaman tinggal di rumahnya sendiri.
Menurut keterangan warga hal ini harus mengadu kepada siapa, warga hanya diam saja tidak ada yang di ajak bicara dalam situasi seperti ini padahal asapnya baunya sangat menyengat dihidung maka dalam hal ini warga mengadu kepada wartawan untuk menjadi solusinya.
Badrun Kepala Desa Barengkrajan saat di konfirmasi di Kantornya, dia mengatakan kepada wartawan bahwa di lokasi tempat pembakaran Limbah di dusun Badas kemungkinan ada garis polysland dari Kepolisian namun untuk selanjutnya apakah ada kegiatan atau tidak saya belum tahu, katanya.
Untuk selanjutnya meskipun ada kegiatan maka kades tidak punya kewenangan untuk menutup, namun yang berhak menghentikan kegiatan yakni dari pihak Kepolisian juga Muspika setempat.jelasnya.
Untuk ijin Ipal yang punya kewenangan Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan ( DLHK) juga ijin dari dinas terkait yang bisa mengeluarkan ijin Ipal ya, untuk kepemilikan yang diiliki pengusaha saya kurang mengerti.
Kusdianto Plt. Camat Krian” saat di hubungi wartawan melalui tilpon whattsap nya mengatakan dirinya masih koordinasi dengan stafnya tentang kegiatan pembakaran Limbah yang terjadi di dusun Badas Desa Barengkrajan Kecamatan Krian, ( Kin )
















