banner 728x250

Bupati Sidoarjo Subandi Apresiasi Terbentuknya 346 Koperasi Merah Putih

Sidoarjo, suaraharapan.online.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo secara resmi meluncurkan 346 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih. Peluncuran tersebut ditandai dengan penyerahan akta pendirian dan Surat Keputusan (SK) pengesahan Koperasi Merah Putih secara simbolis di Pendopo Delta Wibawa, Kabupaten Sidoarjo, Selasa (8/7/2025).

Bupati Sidoarjo, H. Subandi, SH.,MKn., menyampaikan apresiasi atas terbentuknya Koperasi Merah Putih di wilayah Sidoarjo. Diketahui, program ini merupakan program strategis Presiden RI Prabowo dalam rangka penguatan sistem ekonomi kerakyatan.

Bupati H.Subandi menegaskan, koperasi ini tidak boleh hanya sekadar dibentuk secara administratif, tetapi harus aktif dan memberikan manfaat nyata kepada masyarakat, yang merupakan penguatan ekonomi.

Saya minta kepada Dinas Koperasi dan Usaha Mikro, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD), hingga para camat agar serius melakukan monitoring dan evaluasi terhadap koperasi Merah Putih ini. Jangan sampai hanya dibentuk tetapi tidak berjalan, tegasnya.

“Pembentukan Koperasi ini harus menjadi penggerak ekonomi kerakyatan dan membawa kesejahteraan masyarakat desa juga kelurahan,” tegas H. Subandi.

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Sidoarjo, Edi Kurniadi, menyampaikan bahwa pembentukan Koperasi Merah Putih sesuai dengan Instruksi Presiden Prabowo Nomor 9 Tahun 2025. Koperasi Merah Putih merupakan bentuk kolaborasi antara pemerintah daerah dengan masyarakat dalam mendorong distribusi kebutuhan pokok dan layanan jasa berbasis desa.

“Koperasi Merah Putih ini diharapkan menjadi pusat aktivitas ekonomi desa dan Kelurahan meliputi pengelolaan bahan pokok murah, apotek desa, klinik, simpan pinjam, serta distribusi pangan. Nantinya, koperasi ini tidak hanya berfungsi sebagai wadah usaha, saja tetapi juga sebagai alat strategis negara dalam menjaga ketersediaan dan stabilitas harga pangan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa,” kata Edi.

Masih menurut Edi, koperasi ini juga menjadi langkah awal untuk membangun kemandirian ekonomi desa atau Kelurahan melalui koperasi yang sehat, modern, dan berani berdaya saing.

Menurut Ketua Koperasi Merah Putih dari Desa Prasung, M. Habibullah, menyambut baik peluncuran program ini. Ia menyatakan bahwa koperasi di desanya siap mendukung program pemerintah, khususnya dalam distribusi elpiji dan kebutuhan pangan, dan bahan pokok lainya.

“Kami berharap Koperasi Merah Putih ini mendapatkan akses permodalan yang mudah, serta kemudahan perizinan dalam pendistribusian barang. Dengan begitu, kami bisa benar-benar menjadi bagian dari solusi ekonomi di tingkat desa,” ungkapnya.

Sementara itu, Wakil Bupati (Wabup) Sidoarjo Hj Mimik Idayana mengajak seluruh elemen masyarakat di Kabupaten Sidoarjo mendukung keberadaan koperasi, serta menumbuhkan semangat ekonomi kerakyatan melalui Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP).

Di Kabupaten Sidoarjo sudah terbentuk 346 KDKMP. Artinya sudah menyeluruh, sehingga diharapkan bisa benar-benar bermanfaat bagi masyarakat. “Koperasi ini harus menjadi solusi bagi permasalahan ekonomi warga, kebutuhan rumah tangga warga, bahkan diharapakan mampu menghapuskan pinjaman online (pinjol) dan rentenir” ujar Mimik saat menghadiri acara zoom meeting peluncuran kelembagaan 80.000 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih oleh Presiden RI Prabowo secara serentak, Senin (21/7/2025).


Wabup Mimik menambahkan, setelah resmi dibentuk KDKMP ini, pemerintah wajib melakukan evaluasi dan monitoring secara rutin, agar tujuan koperasi yang diharapkan menjadi motor penggerak perekonomian desa serta mendorong kemandirian pangan dan pemerataan ekonomi dapat tercapai. “Setelah dibentuk, mari bersama sama rutin melakukan evaluasi dan monitoring dengan turun kebawah agar tau kebutuhan dan kesulitan apa yang dihadapi,” tambahnya.


Sementara Sekretaris Daerah Kabupaten Sidoarjo Fenny Apridawati mengingatkan agar seluruh pengurus koperasi senantiasa mematuhi Undang-undang Perkoperasian serta membuat laporan secara berkala untuk keberlangsungan KDKMP.

“Saya minta kepada pengurus koperasi agar melaporkan keuangannya secara berkala, untuk keberlangsungan koperasi masing-masing. Sebab, koperasi ini diharapkan menjadi ujung tombak perekonomian desa/kelurahan lebih mandiri,” tegasnya.

Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Sidoarjo, Edi Kurniadi, mengatakan saat ini KDKMP ini sudah mendapatkan fasilitas NPWP dan Tabungan BRI tanpa setoran awal. Kedepan, Dinkopum akan memfasilitasi nomor induk berusaha (NIB) dan pelatihan untuk pengurus dan pengawas KDKMP.

“Kami sudah berkoordinasi dengan pengurus dan pengawas, nantinya kami akan fasilitasi NIB dan pelatihan, serta kami sudah berkoordinasi dengan Delta Artha untuk dukungan Kresdit Usaha Rakyat Daerah (KURDA) agar iklim UMKM di Sidoarjo tumbuh,”ucapnya.
Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten Sidoarjo, Sriatun Subandi, bersama Sekretaris Daerah Kabupaten Sidoarjo Fenny Apridawati serta Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Sidoarjo membuka Gebyar Pasar Rakyat Komunitas Bahan Pokok di Alun-alun Sidoarjo, Minggu (19/7/2026).

Kegiatan yang diinisiasi oleh Paguyuban Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) Sidoarjo tersebut menjadi upaya bersama untuk menjaga stabilitas harga sekaligus memudahkan masyarakat memperoleh kebutuhan pokok.
Ketua TP PKK Kabupaten Sidoarjo Sriatun Subandi mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bentuk sinergi antara pemerintah daerah dengan Paguyuban KDMP dalam menjaga ketersediaan dan keterjangkauan bahan pokok bagi masyarakat.

Menurutnya, pemerintah daerah terus berkomitmen mendukung berbagai program pemerintah pusat untuk menjaga stabilitas harga pangan di tengah meningkatnya harga kebutuhan pokok.

“Saya berharap masyarakat Sidoarjo tidak perlu panik ataupun khawatir menghadapi kenaikan harga bahan pokok. Pemerintah hadir melalui berbagai program, salah satunya dengan melibatkan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih agar masyarakat tetap mudah mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga yang terjangkau,” ujarnya.

Sriatun menjelaskan, saat ini sebanyak 68 KDMP di Kabupaten Sidoarjo telah aktif beroperasi dengan perkembangan usaha yang cukup menggembirakan. Ia berharap keberadaan koperasi tidak hanya aktif pada kegiatan tertentu, tetapi mampu memberikan pelayanan secara berkelanjutan kepada masyarakat.

“Kami berharap seluruh KDMP terus semangat melayani masyarakat setiap hari. Harga yang dijual harus tetap bersaing dengan harga pasar sehingga masyarakat semakin percaya dan menjadikan koperasi sebagai pilihan utama dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari,” katanya.

Ia juga mendorong agar KDMP terus memperkuat kolaborasi dengan Dinas Koperasi, Dinas Pangan dan Pertanian serta berbagai pihak lainnya untuk menghadirkan pasar rakyat di berbagai kesempatan.
“Melalui kegiatan seperti ini, masyarakat tidak hanya dapat menikmati berbagai produk UMKM dan kuliner, tetapi juga memperoleh bahan pokok dengan harga yang terjangkau. Mudah-mudahan kegiatan ini membawa keberkahan bagi semuanya,” tambahnya. (ADV / KIN)

banner 325x300