Blitar, suaraharapan.online
Pada hari ke 3 pelaksanaan pendampingan Desa BRILIAN Desa Tingal Kecamatan Garum Kabupaten Blitar dengan materi pendampingan lapangan laporan keuangan digital BUMDes Mekar jaya.
Tim pendamping dari Universitas Jendral Soedirman (Unsoed) memberikan pendampingan terutama terkait pembuatan laporan keuangan secara digital. Hal ini mengacu pada profesionalitas dan akuntabilitas serta kualitas pelayanan. Dengan materi ini diharapkan BUMDesa Mekar Jaya akan semakin baik dan dipercaya dalam pembuatan laporan keuangan.
Pemateri dari Universitas Jendral Soedirman DR. Lusi Suwardani, SE, M.Si memaparkan materi ini dengan sangat gamblang, diharapkan bisa diterima dengan mudah dan mampu menerapkan dalam pembuatan laporan secara akuntabel dan memenuhi tuntutan era digital.
“Setelah menerima materi ini kami berharap Pemerintah Desa Tingal terutama BUMDes Mekar Jaya mampu melaksanakan pembuatan laporan keuangan digital dengan baik.” Harap Lusi
Sementara itu Kepala Desa Tingal Muhyiddin menyampaikan bahwa dengan adanya pembinaan pembuatan laporan keuangan digital ini BUMDesa Mekar Jaya mampu menerapkan demi memenuhi standarisasi pelaporan saat ini.
BUMDesa Mekar Jaya selaku pelaku usaha di Desa Tingal menaungi UMKM yang ada, baik pertanian peternakan dan juga batu bata merah. Hal ini sekaligus membantu pengusaha kecil dalam memenuhi kebutuhan pelaporan keuangan yang baik sesuai standar dari Bank BRI selaku mitra.
“Jika semua pelaku usaha terutama BUMDesa mampu membuat pembukuan yang akuntabel, maka kepercayaan dari masyarakat dan Bank BRI selaku mitra akan semakin meningkat.” Jelas Muhyidin
Masih menurut Muhyidin pertumbuhan UMKM di wilayahnya Alhamdulillah sudah bagus dan merata. Semakin lama semakin banyak masyarakat yang memilih mendirikan usaha sendiri. Hal ini memberikan dampak bagus bagi pertumbuhan ekonomi warga. Kalau masyarakat bergairah dalam melakukan usaha tentunya kesejahteraan semakin nyata.
“Kami berharap warga masyarakat lebih bergairah lagi dalam melakukan usaha dalam segala bidang sehingga tujuan Desa Tingal menjadi desa Istimewa cepat terwujud.” Harapnya (Atok)
















