Suasana saat implementasi school lab farming di SMKN I Kademangan bersama PT Petrokimia Gresik
Blitar Kabupaten, suaraharapan.online
Sebagai upaya merangsang bakat minat siswa kepada bidang pertanian SMKN I Kademangan telah bekerjasama dengan PT Petrokimia Gresik melakukan serangkaian inovasi budidaya tanaman dan pemanfaatan alat pertanian modern. Kamis, 2/4
Para siswa juga dibekali pengetahuan tentang teknik budidaya yang baik, mulai dari penggunaan benih berkualitas, pemupukan berimbang, hingga pengendalian hama dan penyakit secara terpadu.
Berbagai varietas benih dari Cap Panah Merah digunakan dalam kegiatan tersebut, antara lain pakcoy Naura, selada Grand Rapids, kangkung Serimpi, semangka Palguna, mentimun Baby 007, serta sawi Shinta.
Pada tahun 2025, kerja sama kembali dilanjutkan dengan proyek P4G (Partnering for Green Growth and the Global Goals 2030) dalam penerapan teknologi biochar. Dalam program ini, biochar digunakan sebagai bahan pembenah tanah untuk meningkatkan kesehatan dan kesuburan tanah.
Biochar dicampurkan dengan pupuk kandang yang telah difermentasi selama kurang lebih dua minggu. Proses fermentasi tersebut juga ditambahkan pupuk hayati Trichoderma yang berfungsi sebagai agen hayati dalam mencegah serangan penyakit tanaman, khususnya pada bawang merah varietas Merdeka dan cabai merah keriting varietas Tangguh.
Hadir dalam agenda Implementasi School Lab Farming ini Departemen tanggung jawab Sosial dan Lingkungan PT Petrokimia Gresik. Pada kesempatan yang baik ini telah diberikan bantuan alat smart irrigation sprinkle and drib irrigation.
Menurut bagian humas Taufik menyampaikan tahun SMKN I Kademangan diberikan alat pengontrol kelembaban yang nilainya lumayan besar yakni sekitar 80 Juta. Alat ini merupakan salah satu alat yang sangat penting peranannya yang berfungsi otomatis menyalakan air ketika kondisi tanah kering/ kurang lembab.
Alat ini cukup canggih karena sudah menggunakan teknologi modern, sehingga akan mempermudah kerja para petani. Alat ini bekerja secara otomatis siang malam non stop bekerja menurut kebutuhan air dalam tanah.
Dengan pengenalan alat pertanian modern ini diharapkan siswa mengenal dan memahami perkembangan peralatan pertanian modern.
“Setelah mengikuti pelatihan ini diharapkan para siswa akan mengenal dan bisa menerapkan alat pertanian modern ini dalam dunia pertanian masyarakat. Menggunakan alat-alat pertanian modern untuk bekerja lebih baik, cepat dan efisien tentunya dapat menghasilkan panen yang melimpah.” Harapnya. (Atok)
















